Ia mengklaim bahwa armada yang ditanggungi, adalah jurusan yang paling ramai sebelum kondisi virus Corona atau Covid-19 menjadi pandemi.
"Jurusan Malang itu paling ramai, gara-gara corona, sekali narik saya cuma bawa 4 orang," kata dia.
Ia pun mengkhawatirkan jika hal tersebut tidak segera mereda, maka ekonomi di terminal akan melemah.
"Cari uang, cari penumpang sekarang susah, habis gini banyak copet paling," keluh dia dalam logat jawa.
Hal serupa juga dikatakan oleh Iwan, kondektur bus Tentrem dengan rute yang sama, Surabaya-Malang.
"Kalau sepi saya rasa pasti dialami semua. Apalagi, pemerintah sudah menghimbau tidak berpergian. Ya semoga kondisi ini semoga pulih," pungkas dia.
Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Terminal Purabaya Sepi Melompong Gegara Corona, Sopir Bus Sehari Cuma Dapat Rp 20 Ribu: Gimana Rek