Layout sirkuit dadakan yang sering dipenuhi tikungan hairpin dan lintasan lurus yang pendek, membuat motor dengan knalpot kalajengking lebih unggul karena dapat berakselerasi lebih cepat.
“Makanya sekarang nyaris 90 persen motor road race 2-tak pakai knalpot kolongan seperti knalpot kalajengking itu,” tutup Wawan.