Otomatis performa mesin bisa drop karena putaran kompresor untuk proses spooling yang berat.
Kondisi terparah kompresor turbo itu sendiri bisa pecah.
/photo/2025/02/25/7bd15302-98c7-417f-95d7-5ee4e461-20250225074740.jpeg)
Baca Juga: Mobil Mesin Turbo Tenaga Ngempos? Penyebabnya Bisa Dari Sini
"Putaran kompresor harus tanpa hambatan karena rpm tinggi, tapi adanya oli malah bikin macet bahkan bisa jebol," jelas Ope.
Jalur pembakaran mesin juga bisa lebih kotor karena adanya oli yang masuk.
"Throttle body, slang intake, bahkan ruang bakar jadi kotor karena ikut membakar oli yang rembes dari induksi turbo yang kotor," tutur Ope.
Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR