GridOto.com - Penggantian oli mesin merupakan perawatan dasar yang menentukan performa dan usia pakai mesin kendaraan.
Secara umum, oli mobil diganti setiap 10.000 kilometer atau 6 bulan sekali, tergantung mana yang lebih dulu tercapai.
Interval tersebut berlaku untuk penggunaan normal dengan oli sintetik sesuai spesifikasi pabrikan.
“Kalau mobil sering dipakai macet-macetan atau stop and go, sebaiknya jangan tunggu 10.000 km, di sekitar 7.000 km lebih aman buat ganti,” ujar Deni Sulaeman, pemilik bengkel DS Auto Service di Cimuncang, Kota Bandung.
Baca Juga: Tanda Filter Oli Mobil Mulai Tersumbat dan Dampaknya ke Mesin
Mengutip laman resmi Daihatsu, ternyata memang waktu interval ganti oli mesin mobil umumnya mengikuti buku manual diangka 10.000 km atau 6 bulan.
Kondisi lalu lintas padat membuat mesin bekerja lebih lama dalam suhu operasional meski jarak tempuh tidak terlalu jauh.
Siklus panas yang berulang mempercepat degradasi oli dan menurunkan kemampuan pelumasan.
Karena itu, kendaraan dengan pola penggunaan berat sebaiknya memiliki interval penggantian yang lebih pendek.
Selain jarak tempuh, faktor waktu juga menjadi batas maksimal penggantian oli mesin, seperti mobil yang jarang digunakan tetap disarankan mengganti oli setiap enam bulan untuk menjaga kualitas pelumas.
Baca Juga: Ganti Oli Mobil Beda Viskositas Apakah Boleh? Ini Penjelasannya
Karena itu, kendaraan dengan pola penggunaan berat sebaiknya memiliki interval penggantian yang lebih pendek.
Selain jarak tempuh, faktor waktu juga menjadi batas maksimal penggantian oli mesin.
Mobil yang jarang digunakan tetap disarankan mengganti oli setiap enam bulan untuk menjaga kualitas pelumas.
“Oli tetap bisa turun kualitasnya walaupun mobil jarang dipakai karena ada proses oksidasi dan pengaruh suhu mesin,” jelas Deni.
Oli yang melewati batas pakai berisiko kehilangan daya pelumas dan kemampuan membersihkan kotoran di dalam mesin.
Disiplin mengikuti interval penggantian oli menjadi langkah preventif paling efektif untuk mencegah kerusakan mesin jangka panjang.
| Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR